Bagi sebagian blogger pemula (seperti saya), kegiatan copy paste merupakan salah satu solusi agar blog bisa update dan seakan segar dimata pengunjung. Namun kegiatan copy paste pada hakikatnya merupakan hal yang tidak baik dimata mesin pencari, seperti Google.
Kegiatan copy paste sebenarnya juga tidak bijak jika kita (selaku pengopas) tidak mencantumkan link sumber artikel kita. Kecuali artikel tersebut sudah kita improve dan sudah kita olah sesuai dengan bahasa kita. Namun alangkah bijaknya jika kegiatan copy paste yang sudah kita improvisasi ini juga menyebutkan sumber inspirasi. Jika memang pelit link, bisa saja sebutkan link yang bersangkutan secara tidak aktif, yaitu berupa teks saja, bukan teks link.
Nah, bagaimana jika kita merupakan pihak yang tulisan kita di copas? Bagaimana perasaan anda saat ada mempublikasikan ulang artikel Anda? Bagaimana jika si pengopas tidak mencantumkan link sumber artikel, atau tidak meng-konfirmasi kepada Anda bahwa artikel anda dikutip/dicopas?
Lalu bagaimana pula jika si pengopas tidak meng-konfirmasi kepada Anda, tapi dia menyebutkan link Anda?
he he he...
disini dilarang ngomel!
Mari diskusi ke:
http://syahuri.com/menampilkan-url-postingan-ke-dalam-postingan/
Super Sleek Android G1
This is another one of a kind phone model from T-Mobile that will really suite your lifestyle. The G1 Smartphone from T-Mobile is the latest...
-
Kemarin pagi (27/08/08), ketika hendak men-starter sepeda motor, tepatnya saat saya mau ke warung untuk membeli sarapan pagi, ada sesuatu y...
-
Sudah beberapa orang dan beberapa kali temen-temen saya nanya ke saya tentang cara membuat link. Yaitu teks/gambar yang ketika di klik, ak...